Tak Hanya Lumpia, Ini 5 Oleh-oleh Khas Semarang

IN
Oleh inilahcom
Minggu 13 Desember 2020
share
 

Semarang, Jawa Tengah cukup identik dengan lumpia atau yang disebut juga dengan lunpia. Jika Anda melancong ke ibu kota Provinsi Jawa Tengah ini, banyak sekali penjual lumpia hampir di setiap sudut kota.

Seperti diketahui, Semarang memang menjadi salah satu ikon tempat wisata di Jawa Tengah, terutama untuk wisata kuliner. Jika berkesempatan menikmati liburan ke Semarang Anda wajib memasukkan ke dalam list. Salah satu tips untuk menekan budget perjalanan, bisa berburu tiket murah di Traveloka. Caranya bisa beragam untuk mendapatkan tiket murah, misalnya beli paket bundling, pergi berombongan, dan jangan lupa untuk berlangganan newsletter.

Jika sudah mendapatkan tiket murah, uangnya bisa puas untuk jalan-jalan ke Semarang.Jangan lupa jika pulang, usahakan untuk membawa buah tangan untuk orang-orang kesayangan yang sudah menunggu kedatanganmu. Selain lumpia, inilah oleh-oleh khas Semarang yang bisa dibawa pulang.
1. Bandeng Presto
Rekomendasi pertama ada bandeng presto. Ini merupakan olahan bandeng yang dipresto dan biasanya dijual dalam kondisi beku atau jika tidak, biasanya menggunakan kemasan yang divakum. Jadi saat sampai di rumah tinggal goreng saja dan padukan dengan nasi hangat dan sambal. Nasi satu bakul bisa-bisa ludes saking enaknya.
Untuk tempat berburu bandeng presto ini juga banyak. Namun salah satu yang cukup banyak diminati dari Rumah Bandeng Hj. Bu Djum yang terletak di Jl. Kanal 4A, Peterongan, Semarang Selatan. Buka setiap hari mulai dari pukul 08.00-19.00 WIB.
2. Wingko Babat
Selain itu ada oleh-oleh lainnya yang bisa dibawa pulang ke rumah yakni wingko babat. Ternyata meski banyak sekali ditemukan di Semarang, wingko babat aslinya berasal dari Lamongan, Jawa Timur lho. Singkat cerita, wingko babat dibuat pertama kali di kecamatan Babat oleh Loe Lan Ing di tahun 1951.
Lalu wingko babat dijual belikan melalui kereta api dengan jalur Babat sampai Semarang. Maka dari itulah tidak mengherankan jika sekarang ini masih banyak ditemukan di sepanjang jalur kereta api tersebut. Pilihan rasa wingko babat sekarang ini semakin bervariasi, namun yang paling banyak diburu adalah versi original.
3. Tahu Baxo Ungaran
Pilihan oleh-oleh dari Semarang lainnya adalah tahu baxo. Citarasanya enak dengan harga yang cukup terjangkau. Memang benar ini tahu bakso tidak jauh beda dari lainnya, tapi uniknya penulisan pada kemasannya menjadi "tahu baxo" bukan tahu bakso. Salah satu yang paling kondang dan bisa dibilang pencetusnya adalah Tahu Baxo Bu Pudji. Silahkan datang ke Jl. Diponegoro No. 14 Mijen, Gedanganak, Ungaran untuk mendapatkannya.
4. Roti Ganjel Rel
Oleh-oleh lainnya yang bisa dibawa pulang dari Semarang adalah roti ganjel rel memiliki arti pengganjal rel dalam bahasa Indonesia. Bukan tanpa alasan pemberian nama tersebut, pasalnya memang roti ini memiliki tekstur yang cukup alot atau keras yang diibaratkan bisa untuk mengganjal rel kereta. Yang awalnya hanya bercandaan, nama ganjel rel ini melekat hingga sekarang.
Salah satu cara yang paling nikmat untuk menikmati roti ini adalah dicelupkan ke minuman hangat seperti teh, kopi, susu, dan lainnya. Namun sayangnya, oleh-oleh satu ini sudah mulai langka.
5. Tumpi
Pilihan oleh-oleh lainnya adalah tumpi. Sejatinya tumpi ini adalah rempeyek. Bedanya dengan rempeyek lainnya adalah toppingnya. Jika kebanyakan rempeyek memiliki topping kedelai, ebi, kacang tanah, atau bahkan ikan teri beda dengan tumpi ini. Oleh-oleh khas Semarang ini memanfaatkan kacang hijau sebagai toppingnya. Rasanya tentu saja berbeda. Tumpi ini mudah didapatkan di Semarang. Tapi kalau ingin melihat proses pembuatannya bisa ke sentra industri Keripik Semarang di Ungaran Barat.
Karena melakukan liburan di masa pandemi, selalu terapkan protokol kesehatan di mana pun berada ya. Wajib hukumnya menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan usahakan untuk selalu menjaga jarak. Jaga kondisi tetap sehat supaya berangkat bugar pulang pun juga tetap dalam kondisi prima.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA