Intip Indahnya Batik Asal Pulau Belitong

IN
Oleh inilahcom
Jumat 18 Desember 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Semangat sociopreneur atau berbisnis sembari memberi dampak sosial makin ngetren di Indonesia.

Tentu saja, ini merupakan sebuah kabar baik. Apalagi wirausahawan muda yang bersemangat seperti ini muncul dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Belitung.

Seperti yang ditunjukkan oleh Bella Kartika Aprillia, melalui brand Sepiak Belitong yang dibesarkannya.

Memopulerkan batik asal Pulau Belitong yang terdiri dari dua kabupaten, yakni Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur, Bella melibatkan pebatik dan penjahit lokal, termasuk para penyandang disabilitas.

"Kami memang bukan yang pertama yang membuat batik Belitong. Tapi bisa dikatakan kami adalah pionir yang melakukan branding batik Belitong hingga dikenal ke daerah luar, bahkan ke mancanegara," ujar Bella Kartika Aprillia, Pemilik Sepiak Belitong, Jakarta, Jumat, (18/12/2020).

Menurutnya, awal merintis merek ini, banyak masyarakat yang menanyakan, memang ada batik Belitong? Batik kan dari Jawa.

Ungkapan tersebut yang dijawab oleh Bella dan memilih untuk melakukan branding batik Sepiak dengan mencari pengakuan di luar wilayah Belitung.

Hingga pada tahun 2018 Sepiak Belitong kian dikenal salah satunya melalui sebuah penghargaan yang diraih pada ajang Wirausaha Mandiri.

Tak hanya di pasar lokal, pada Juli 2019 Sepiak Belitong juga mengikuti pameran di Korea Selatan untuk menjawab dan meramaikan event dari KBRI.

Selain Korea, Sepiak Belitong juga sudah sampai ke lantai pamer di Jepang, Malang, Batam, Jakarta, Jogja, dan beberapa daerah lainnya. Hingga kini, batik Belitong dan merek Sepiak Belitong kian dikenal.

Bercerita tentang Alam Belitong

Bagi Bella, budaya, alam, dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Belitong adalah elemen penting yang harus dikembangkan beriringan dengan pengembangan bisnisnya.

"Motif daun simpor yang lekat dengan kehidupan masyarakat Belitong pun menjadi salah satu motif andalan Bella dalam mengembangkan desain batik Sepiak. Selain khas, daun simpor juga lekat dengan kehidupan masyarakat Belitong," tambahnya.

Tanaman yang kerap dibudidayakan di halaman belakang rumah ini, seringkali dijadikan sebagai alas dan pembungkus makanan.

"Selain daun simpor, Bella juga mengembangkan motif lain, seperti motif kantong semar atau yang jamak disebut ketuyut/ketakong. Atau, keremunting yang merupakan buah hutan dan kerap dinikmati masyarakat," paparnya.

Dengan berbagai motif tersebut, Sepiak Belitong ingin bercerita soal kekayaan alam Belitong. Tak hanya merepresentasikan alam Belitong, desain dari batik Sepiak memiliki ciri khas dengan warna-warna yang cerah. (tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA