Ketahui 5 Penyebab Radang Sendi yang Umum Terjadi

IN
Oleh inilahcom
Selasa 19 Januari 2021
share
 

Sakit pada radang sendi bisa terjadi pada siapa saja, baik orang dewasa, remaja, maupun anak-anak. Namun umumnya, kondisi ini lebih sering dialami oleh orang-orang yang sudah berusia lebih dari 65 tahun. Penyebab radang sendi sendiri bisa terjadi karena banyak hal. Salah satu penyebabnya adalah karena adanya kristal asam urat (gout arthritis) yang menumpuk.

Lantas, apa saja yang menjadi penyebab radang sendi? Berikut beberapa penyebab radang sendi yang umum terjadi dan jenisnya.
1. Rheumatoid arthritis
Jenis radang sendi ini terjadi karena disebabkan adanya penyakit autoimun. Dimana, sistem daya tahan tubuh justru menyerang jaringan yang ada di dalam tubuh akibat proteksi berlebihan sehingga menyebabkan terjadinya pembengkakan atau peradangan di persendian.

Umumnya, kondisi ini lebih banyak dialami oleh wanita dibandingkan para pria. Jika tidak segera ditangani, rheumatoid arthritis bisa mengakibatkan kerusakan pada tulang rawan hingga organ tubuh yang lain.

2. Osteoarthritis
Jenis radang sendi ini terjadi akibat terjadinya penipisan atau bahkan kerusakan pada tulang rawan. Seiring dengan bertambahnya usia, hal ini bisa menyebabkan gesekan antar tulang secara langsung yang bisa mengakibatkan rasa nyeri yang tak tertahankan.

Kondisi tersebut lebih sering dialami kalangan usia diatas 65 tahun lebih. Secara umum, radang sendi jenis ini lebih sering dirasakan di bagian sendi lutut, pinggul, tangan sampai tulang belakang. Radang sendi ini juga dikenal sebagai kondisi degeneratif.

3. Sindrom reiter (reactive arthritis)
Peradangan sendi ini dikenal juga dengan reactive arthritis. Kondisi tersebut terjadi karena masalah autoimun yang muncul dari respon tubuh karena adanya infeksi sehingga memicu munculnya peradangan pada sendi. Kondisi ini sangat berhubungan dengan adanya infeksi yang muncul di saluran pencernaan, saluran kemih, hingga genital.

4. Gout arthritis
Kondisi ini juga sering dikenal dengan sebutan asam urat, dimana hal tersebut disebabkan adanya kristal asam urat yang menumpuk di persendian. Gejalanya sendiri berupa rasa nyeri parah disertai kemerahan dan pembengkakan pada sendi.

Umumnya, kerap terjadi di bagian jempol kaki. Radang sendi jenis ini biasanya lebih sering dialami oleh para pria. Serangan nyeri bisa muncul tiba-tiba dan biasanya terjadi ketika malam hari.

5. Septic arthritis
Jenis radang sendi ini juga dikenal dengan sebutan infectious arthritis. Kondisi ini disebabkan adanya infeksi yang diakibatkan oleh bakteri, virus, hingga jamur pada bagian sendi. Umumnya, penyakit ini menyerang persendian besar pada tubuh, misalnya saja sendi pinggul atau lutut.

Penyebab terjadinya septic arthritis karena synovium atau selaput sendi tidak dapat melindungi sendi dari adanya infeksi. Karenanya, untuk menangkal munculnya infeksi, tubuh pun bereaksi dengan memicu peradangan di persendian.

Selain itu, ada beberapa faktor lain yang bisa memicu risiko munculnya radang sendi di tubuh seseorang, di antaranya
1. Usia, misalnya seperti osteoarthritis yang cenderung dialami oleh mereka yang berusia lebih dari 65 tahun.
2. Misalnya pada gout arthritis. Dimana, penyakit tersebut cenderung dialami oleh laki-laki.
3. Kelebihan berat badan (obesitas).
4. Riwayat cedera sendi.
5. Kondisi penyakit yang pernah diderita, seperti penyakit infeksi, asam urat, hingga penyakit autoimun.

Agar terhindar dari radang sendi, ada baiknya mengonsumsi suplemen sendi, misalnya, Syalox 300P dari Pyfa Health. Syalox 300P adalah suplemen yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan sendi agar bebas pengapuran dan bantu redakan radang/nyeri sendi, serta sudah mendapat izin edar dari BPOM Indonesia sehingga aman digunakan dan tanpa efek samping.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA