Lima Tips Pilih Cemilan Baik untuk Anak

IN
Oleh inilahcom
Kamis 25 Februari 2021
share
Istimewa

INILAHCOM, Jakarta - Saat pandemi superti saat ini, orangtua harus lebih memperhatikan cemilan sehat untuk anak.

Menurutdr. Attila Dewanti, Sp.A (K),dokter spesialis anak di RS Brawijaya Antasari,tak pernah ada kata terlambatdalam menumbuhkan kebiasaanngemilyang baik pada anak.

Ketika anak-anak lebih banyak beraktivitas di rumah seperti saat pandemi ini, ia cenderung mengkonsumsi lebih banyak cemilan karena rasa bosan beraktivitas seharian di rumah.

"Sebaliknya, ini dapat menjadi momentum emas bagi orang tua untuk menumbuhkan kebiasaan baru, yakni memilih cemilan yang lebih baik. Hal yang paling penting adalah, orang tua harus bisa memberikan teladan yang baik, karena anak-anak akan meniru gaya hidup atau pola ngemil orangtuanya," kata dr. Attila Dewanti, Sp.A (K), seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Kamis, (25/02/2021).

Upaya menumbuhkan kebiasaan baik pada anak memang perlu dilakukan, dan sebaiknya bermula dari rumah dengan para orang tua dancaretakerssebagai contoh baik.

Berikut beberapatipsseru dari Paddle Pop yang bisa membantu menumbuhkan kebiasaanngemilyang baik pada anak.

1. Libatkan anak dalam pemilihan cemilan

Supaya anak semakin paham tentang berbagai jenis cemilan yang ada di pasaran, yuk libatkan mereka dalam proses pemilihannya.

Orang tua dancaretakersbisa membuat jadwal mingguan dan berdiskusi dengan anak tentang cemilan apa saja yang mereka inginkan, apakah cemilan tersebut baik atau tidak, dan berapa banyak yang bisa mereka konsumsi per hari. Selalu berikan alasan yang bisa dimengerti anak saat melarang atau menyuruh anak makan cemilan tertentu.

2. Catat cemilan favorit anak dan bandingkan kandungannya

Apa saja cemilan favorit anak selama ini? Apakah kandungan kalori dan gulanya tidak berlebih untuk kebutuhan gizi hariannya?

Yuk evaluasi kebiasaanngemilselama ini dengan membuat tabel yang sederhana untuk ditempel di pintu kulkas. Dengan tabel informatif ini, ajari anak membandingkan dan memilih cemilan paling baik untuk sesingemilberikutnya.

3. Sesuaikan dengan selera anak

Cemilan di pasaran memang beragam, tapi tidak semua baik untuk dikonsumsi anak. Memilih cemilan yang baik bukan berarti memaksakan anak-anak mengkonsumsi makanan yang kurang mereka sukai.

Tugas utama orang tua dancaretakersadalah untuk menjaga keseimbangan itu, yakni memilih cemilan yang disukai anak, tapi dengan mengatur porsi atau memilih kandungan yang tepat untuk kebiasaan tubuhnya.

Misalnya, jika anak gemar menikmati es krim, pilihlah es krim yang mengandung kebaikan susu dan buah seperti Paddle Pop, yang bisa membantu mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

4. Bikin sesi edukasi jadifundengan permainan

Yuk ajak anak belajar tentang cemilan baik dengan cara yangfun!Misalnya dengan bermain ular tangga ataupun mengisi teka-teki silang yang seru.

Faktanya, anak-anak belajar dengan menggunakan 5 indera mereka, mulai dari sentuhan, visual, hingga pendengaran.

Oleh karena itu, belajar dengan bermain menjadi cara efektif untuk menanamkan pengetahuan baik ke dalammindsetanak.

5. Berikan teladan yang baik

Orang tua adalah dua tokoh yang paling krusial dan menjadirole modelbagi anak-anak, bahkan hingga mereka beranjak dewasa.

Apapun yang dilakukan dan dikatakan oleh orang tua akan menentukan karakter, sikap, kepercayaan, dan bahkan pola gaya hidup anak.

Semakin dekat dengan anak, semakin tinggi pula level pengaruh yang diberikan orang tua terhadap kehidupannya.

Kalau ingin anak terbiasangemildengan baik, maka berikan juga teladan yang baik di rumah dengan mengkonsumsi cemilan yang baik, sesuai dengan kebutuhan gizi harian, dengan porsi yang proporsional.

"Paddle Pop berkomitmen menjadi mitra bagi orang tua dalam memberikan cemilan baik untuk anak. Tidak hanya menghadirkan produk yang berkualitas dan baik dikonsumsi masyarakat, kami juga turut mengedukasi dan berkomunikasi langsung dengan orang tua, karena kami percaya merekalah pembuat keputusan utama dalam menentukan cemilan baik untuk anak," ungkapMemoria Dwi Prasita, Head of Marketing Ice Cream Unilever Indonesia.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA