Usia 1-5, Masa Kritis dan Sensitif Tumbuh Kembang

IN
Oleh inilahcom
Jumat 05 Maret 2021
share
 

INILAHCOM, Jakarta Pada usia Toddler (1-3 tahun) dan Prasekolah (3 - 5 tahun) perkembangan fungsi kognitif, sistem imun serta pertumbuhan fisik anak terjadi secara pesat.

Karena itu pemenuhan kebutuhan biologis dan psikososial dibutuhkan untuk mengoptimalkan pencapaian yang menjadi bekal masa depannya.

Prof. Dr. dr. Soedjatmiko Sp.A (K), M.Si, Konsultan Tumbuh Kembang Anak & Magister Psikologi Perkembangan menjelaskan pentingnya memerhatikan perkembangan anak pada usia Toddler dan Prasekolah.

"Usia 1 - 5 tahun adalah masa kritis dan sensitif bagi tumbuh kembang si Buah Hati. Dalam rentang usia ini, setiap milestone perkembangan dapat dicapai dengan optimal melalui dukungan nutrisi, stimulasi, proteksi dan evaluasi agar dapat membentuk si Buah Hati sehat, kuat, cerdas, percaya diri, kreatif, inovatif, berperilaku baik," kata Soedjatmiko, Jakarta, Jumat, (05/03/2021).

Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc. Pakar Gizi Medik mengatakan, guna bantu melindungi eksplorasi si Buah Hati di usia Toddler dan Prasekolah, tidak hanya dibutuhkan asupan energi dan zat gizi makro seperti karbohidrat, protein dan lemak dari makanan, namun zat gizi mikro seperti Vitamin C, D, Zat Besi, Zink, Probiotik.

"Seperti Lactobacillus Rhamnosus dan Prebiotik seperti serat pangan atau inulin berperan penting melindungi dan membantu menjaga daya tahan tubuh si Buah Hati, sehingga si Buah Hati bisa melanjutkan proses eksplorasinya secara maksimal dengan tubuh yang sehat," papar Saptawati.

Asupan stimulasi psikososial dibutuhkan oleh anak di periode yang krusial ini agar mampu menghadapi berbagai tantangan dalam periode perkembangan selanjutnya.

Dengan demikian, penting bagi Ayah-Bunda untuk memahami dan memenuhi kebutuhan afeksi si Buah Hati dalam mendukung pertumbuhan serta perkembangan emosi, perilaku, kognitif, moral, spiritual, dan kecerdasan emosional.

"Ekspresi bangga, apresiasi dan kritik positif yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan si Buah Hati akan menciptakan perasaan nyaman dan tenang," ujar Ungkap Prof. Dr. dr. Tjhin Wiguna, Sp.KJ (K), Psikiater Anak.

Rasa bangga dan apresiasi Bunda atas usaha dan proses belajar Si Buah Hati di setiap tahap perkembangannya sangatlah penting.

Anak akan memiliki kualitas interaksi dengan Bunda yang lebih baik, mengembangkan harga diri positif, lebih fokus dan gigih, serta percaya diri untuk melanjutkan langkah eksplorasinya.

Dengan ini Si Buah Hati dapat memiliki karakter anak Indonesia Unggul yang berani, kompeten, kreatif, berempati tinggi dan berjiwa kepemimpinan.

"Selain itu, Bunda juga akan semakin yakin bahwa dirinya mampu terus mendampingi buah hatinya," jelas Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog Klinis.

NESTL DANCOW Nutritods percaya bahwa setiap proses eksplorasi dan pencapaian si Buah Hati merupakan momen penting perkembangannya.

Program Bunda Bangga adalah sebuah inisiatif untuk menginspirasi Bunda di

Indonesia, Melalui program ini, NSTLE DANCOW Nutritods mengundang para Bunda untuk mengekspresikan kebanggaanya kepada si Buah Hati dengan ikut serta dalam Gerakan 1 Juta Bunda Bangga.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA