PIL Ibunda Bams Samsons Terjerat Dugaan Penipuan

IN
Oleh inilahcom
Kamis 08 April 2021
share
 

Calvino Samudera, sosok yang diduga pria idaman lain (PIL) yang dimunculkan Hotma Sitompul dalam isu keretakan rumah tangganya dengan Desiree Tarigan, ibunda dari musisi Bams Samsons diduga tengah melakukan penipuan.

Dalam konferensi pers di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Hotma menanggapi isu perselingkuhan yang santer terdengar di publik dengan menampilkan foto Desire dengan sosok pria yang diketahui bernama Calvino.

Calvino diketahui merupakan seorang konsultan bisnis yang bukan berasal dari lingkungan keluarga Hotma ataupun Desiree. Ia juga memiliki kantor agensi iklan yaitu North Euphoria bersama sang adik Calvina Samudera.

Namun siapa sangka, kemunculan Calvino justru membuka kasus-kasus lain yang menjeratnya. Calvino dan adiknya Calvina kini diduga melakukan tindak pidana penipuan berkedok statusnya sebagai konsultan bisnis.

Calvino disebut menyalahi aturan kontrak kerjasama perjanjian bisnis dengan seorang pengusaha wanita untuk salah satu produk kecantikannya. Hal tersebut diungkap oleh pengacara Siti Farhani Djamal, S.H., M.H, yang mewakili pengusaha itu.

"Calvino ini sedang berkasus dengan kami atas dugaan kasus penipuan. Klien kami sudah melakukan pembayaran untuk jasanya dia namun sang pelaku kini justru menghilang tanpa kabar," kata Farhani saat dihubungi awak media.

Farhani mengaku, jika perjanjian kerjasama itu terjadi pada bulan Oktober 2020 lalu dan akan berakhir pada bulan April ini. Namun, di tengah jalan, Calvino yang sudah menerima dana sebesar Rp100 juta untuk jasanya itu justru tidak profesional dengan tidak melaksanakan pekerjaannya sejak Januari.

"Calvino tidak achieve target, kita sudah upayakan semua yang dia sarankan untuk dilakukan, tapi justru dari dia yang tidak mengerjakan pekerjaannya sebagai konsultan. Terakhir dia kontak pada 9 Januari lalu, dan semenjak itu tidak melaksanakan pekerjaannya," ucap pemilik akun @farhanidjamal ini.

Farhani mengaku, kerugian yang dialami kliennya sebesar Rp280 juta. Di mana angka tersebut adalah biaya pengembangan bisnis yang dijanjikan oleh Calvino. Atas kejadian ini, Farhani akan melaporkan Calvino Samudera ke polisi terkait dugaan kasus penipuan.

"Hari ini kita sedang kumpulkan bukti, dan pengeluaran yang sudah dikeluarkan klien saya kepada Calvino. Besok kita buat laporan ke Polda Metro Jaya," tutup Farhani.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA