Pandemi, Atasi Diabetes Sejak Dini

IN
Oleh inilahcom
Senin 03 Mei 2021
share
Istimewa

INILAHCOM, Jakarta - Di tengah kondisi pandemi COVID-19, 25 persen sampai 34 persen dari seluruh pasien yang dirawat di ICU dan non-ICU merupakan pasien diabetes.

Selain itu COVID-19 memperburuk pengendalian gula darah penyandang. Dengan mengendalikan gula darah yang baik dapat mencegah komplikasi dan mengurangi keparahan akibat COVID-19.

Oleh sebab itu bagi penderita diabetes dianjurkan untuk mengendalikan gula darah dengan baik, pemantauan gula darah lebih sering, diet dan nutrisi yang seimbang, serta tetap latihan fisik dan terapkan protokl kesehatan.

PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) dan KlikDokter meluncurkan aplikasi KlikDiabetes yang merupakan platform digital untuk membantu Diabetisi, Care Giver dan Dokter, untuk penanganan diabetes secara komprehensif dan multidisiplin.

Peluncuran ini ditandai melalui webinar daring bertema Mengendalikan Diabetes Pada Masa Pre dan Pasca Vaksinasi COVID-19 dengan narasumber dr. Michael Buyung Nugroho, E-Health Director PT Kalbe Farma Tbk, dr. Daeng M Faqih, SH., MH - Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia, Prof. Dr. dr. Ketut Suastika Sp.PD-KEMD - Ketua Umum PB PERKENI, dan dr. Fauzi Imam Sambodo dari Kalbe Diabetes Care.

Aplikasi KlikDiabetes ini merupakan bagian dari program Kalbe Diabetes Care yang merupakan kolaborasi dari lintas Divisi yang ada di Kalbe yaitu divisi farma, nutrisi, alat Kesehatan dan e-health.

"Kalbe akan terus mewujudkan komitmennya terhadap kesehatan masyarakat untuk hidup yang lebih baik, dimana salah satunya terhadap pasien diabetes sehingga kita meluncurkan layanan Klikdiabetes ini," ujar dr. Michael Buyung Nugroho, E-Health Director PT Kalbe Farma Tbk, baru - baru ini.

"Di era digital ini, Klik Diabetes diharapkan menjadi solusi praktis pendampingan pasien diabetes agar kualitas hidup menjadi baik, dengan berfokus pada layanan personal assistant untuk catatan kesehatan, diet & nutrisi serta pengingat obat dan juga edukasi dan informasi yang terpercaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bagaimana pencegahan dan penanganan diabetes yang tepat," tambah dr. Michael.

"Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyambut baik kehadiran platform digital pendamping diabetes dan edukasi serta informasi seputar penyakit diabetes ini dan berharap Kalbe Diabetes Care melalui KlikDiabetes dapat menjadi bagian dalam menyelesaikan masalah diabetes yang cukup tinggi di Indonesia," ujar dr. Daeng M Faqih, SH., MH, Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia.

"Permasalahan diabetes perlu dilakukan secara multidisiplin dan komprehensif, melihat masalah diabetes harus dari berbagai sudut pandang seperti kepatuhan pengobatan, parameter gula darah, diet dan nutrisi yang teratur, pola hidup sehat serta mendapatkan informasi yang terpercaya terkait penyakit diabetes," lanjut dr. Daeng.

"Di tengah pandemi COVID-19, pencegahan komplikasi tetap diperlukan agar kualitas hidup pasien menjadi lebih baik. Untuk itu diperlukan perawatan diabetes secara ideal berupa modifikasi gaya hidup melalui nutrisi yang seimbang, terapi yang berorientasi kepada kepatuhan pengobatan serta pemantauan gula darah mandiri secara rutin," ujar Prof. Dr. dr. Ketut Suastika Sp.PD-KEMD, Ketua Umum PB PERKENI.

"Tetap ingat jaga protokol kesehatan, jaga gula darah tetap baik, pola hidup sehat, konsumsi obat-obatan sesuai anjuran dokter dan segera vaksinasi COVID-19 untuk meningkatkan kualitas hidup bagi pasien-pasien diabetes," tambah Prof. Dr. dr. Ketut Suastika Sp.PD-KEMD.

"Aplikasi KlikDiabetes memiliki fitur-fitur yang disesuaikan dengan aspek-aspek penting dalam penanganan diabetes yaitu kepatuhan pengobatan dengan fitur Pengingat Obat, parameter gula darah dengan Catatan Kesehatan, Diet dan Nutrisi yang teratur, serta pola hidup sehat," ujar dr. Fauzi Imam Sambodo, Kalbe Diabetes Care.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA