Putus Mata Rantai Sebaran Covid-19

Pandemi, Gunakan Pembayaran Tanpa Uang Tunai

IN
Oleh inilahcom
Jumat 25 Juni 2021
share
Istimewa

INILAHCOM, Jakarta - Pandemi yang belum bisa diketahui kapan berakhir, membuat banyak orang tidak lagi menggunakan pembayaran dengan uang tunai.

Berdasarkan studi tersebut, sekitar 69 persen masyarakat Indonesia mengatakan mereka membawa semakin sedikit uang tunai dan lebih sering menggunakan pembayaran contactless.

Alasannya, pembayaran contactless dinilai lebih nyaman karena tidak perlu membawa uang tunai 67 persen, mudah digunakan 61 persen, dan aman dari risiko penularan virus 60 persen.

Visa, pemimpin pembayaran digital dunia, hari ini mengungkapkan temuan dari Studi Visa Consumer Payment Attitudes yang menyoroti bertumbuhnya minat masyarakat Indonesia terhadap pembayaran nirkontak (contactless) yang dinilai sebagai cara membayar yang lebih nyaman, aman, dan sehat dibandingkan uang tunai.

Secara global, transaksi Visa contactless atau tap-to-pay telah bertumbuh lebih dari 30 persen secara year-on-year per bulan Maret 2021.

Kawasan Asia Pasifik memimpin adopsi pembayaran contactless, di mana dari total transaksi kartu Visa yang dilakukan secara tatap muka, lebih dari 50 persen menggunakan kartu contactless atau metode tap to pay.

Pada sejumlah negara, seperti Australia, Singapura, Selandia Baru, dan Taiwan, porsi pembayaran contactless mencapai lebih dari 75 persen dari total transaksi kartu Visa yang dilakukan secara tatap muka.

"Teknologi contactless sudah menjadi hal yang lumrah dalam kehidupan kita, termasuk memungkinkan cara membayar yang cepat, aman, dan nyaman," kata Riko Abdurrahman, Presiden Direktur Visa Indonesia, Jakarta, baru - baru ini.

Pada banyak negara di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia, adopsi pembayaran contactless masih terbilang baru namun mengalami pertumbuhan yang sangat cepat.

"Kami senang dapat bekerja sama dengan mitra bank dan retailer di seluruh negeri untuk membantu mewujudkan potensi pertumbuhan ini," tambahnya.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong adopsi pembayaran contactless, Visa menginisiasi kampanye konsumen selama tiga bulan berkolaborasi dengan sejumlah bank untuk menghadirkan diskon atau promosi di retailer seperti Carl's Jr., Hero Supermarket, KFC, LOTTE Mart, LOTTE Super, Maxx Coffee, SPBU COCO PT Pertamina Retail, Super Indo, Tous Les Jours, dan lainnya.

Studi juga menunjukkan bahwa 72 persen pemegang kartu contactless di Indonesia menggunakan pembayaran contactless setidaknya seminggu sekali.

Pandemi telah mendorong konsumen lebih sering menggunakan kartu contactless, dengan 69 persen pemegang kartu contactless mengakui penggunaan yang meningkat sejak pandemi.

Membayar hanya dengan mentap kartu contactless tentunya sangat memudahkan transaksi sehari-hari.

Belanja harian menjadi lebih cepat dan tidak merepotkan karena konsumen hanya perlu tap untuk membayar saat membeli kopi atau berbelanja kebutuhan sehari-hari, tanpa perlu memasukkan nomor pin untuk transaksi yang bernilai rendah.

"Seiring semakin banyak konsumen yang merasakan manfaat pembayaran contactless, Indonesia akan semakin siap bergabung dengan komunitas global dalam merangkul cara membayar yang nyaman, andal, dan aman ini sebagai bagian dari new normal," tambah Riko.

Di Indonesia, pembayaran menggunakan kartu kredit contactless Visa dapat dilakukan hanya dengan sekali tap, tanpa perlu memasukkan PIN untuk nominal transaksi hingga Rp1 juta.(tka)

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA