https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   13 July 2021 - 19:48 wib

Pandemi, Sektor Pendidikan juga Harus Diperhatikan

berita-profile

Inilah

0

0

<B>INILAHCOM, Jakarta – Sektor pendidikan menjadi salah satu sektor yang ikut terdampak akibat pandemi COVID-19. </B>

Tidak hanya bagi siswa sekolah saja, melainkan juga bagi mahasiswa yang harus mengikuti pembelajaran secara daring.

Memahami kondisi tersebut, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) tidak putus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Melalui payung program Bakti BCA, tahun 2020 lalu BCA menyelenggarakan program Beasiswa Bakti BCA tahun ajaran 2020/2021 yang tahun ini resmi ditutup.
 
Beasiswa Bakti BCA merupakan program yang ditujukan bagi mahasiwa Strata Satu (S1) yang berprestasi namun relatif memiliki kendala finansial. Tahun ajaran 2020/2021 lalu menjadi tahun pertama penyelenggaraan secara daring sebagai respons atas adanya pandemi.

Sebagai bentuk apresiasi, BCA menghadirkan webinar karir dan seremoni penutupan yang dihadiri oleh Komisaris Independen BCA Sumantri Slamet, Wakil Presiden Direktur BCA Armand Hartono,  EVP CSR BCA Inge Setiawati, CEO Natadaya Consultant Nuruly Achmad dan Founder Jaringan WARKOP Nusantara Setya Yudha Indraswara pada Sabtu (03/07).

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh 790 orang penerima Beasiswa Bakti BCA 2020/2021.

Inge Setiawati menyampaikan apresiasi bagi penerima Beasiswa Bakti BCA 2020/2021 yang tetap gigih mengikuti program meskipun di tengah pandemi.

Tahun 2020 hingga 2021 ini dapat dikatakan sebagai tahun yang spesial karena seluruh peserta harus berhadapan dengan metode pembelajaran secara daring guna memutus rantai penyebaran COVID-19. 

"Namun, tantangan tersebut tidak menjadi penghalang bagi seluruh peserta, karena kami melihat antusiasme peserta dalam mengikuti pembelajaran dan pelatihan yang diadakan. Sejak awal pendaftaran, BCA optimis program ini tetap dapat berjalan lancar di tengah pandemi, hal ini terbukti dengan terpilihnya 790 mahasiswa untuk program ini,” kata Inge, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jakarta, Selasa, (13/07/2021).

Program Beasiswa Bakti BCA adalah bagian dari solusi pilar cerdas dalam Corporate Social Responsibility BCA.

Setiap tahunnya BCA berkomitmen untuk melahirkan generasi muda yang berdaya saing tinggi melalui program beasiswa ini.

Tahun ajaran 2020/2021, tercatat dana yang dialokasikan untuk kegiatan Beasiswa Bakti BCA senilai Rp 5,45 Miliar dan diserahkan kepada 18 perguruan tinggi negeri di Indonesia.

Dana ini pun tercatat meningkat dari tahun 2019 lalu, begitu pula dengan jumlah mahasiswa yang menerima beasiswa pun turut mengalami peningkatan.

Inge menegaskan dalam program beasiswa ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pendanaan untuk pendidikan melainkan juga mendapatkan pembekalan yang bermanfaat bagi dunia kerja nantinya setelah lulus.

Selama mengikuti program beasiswa, peserta wajib mengikuti kegiatan pengembangan diri, seperti pelatihan leadership, teamwork, aktivitas social project, pelatihan financial planning, pelatihan wawasan kebangsaan, serta webinar persiapan dunia kerja.

Kegiatan pelatihan ini juga diadakan oleh BCA bekerja sama dengan partner-partner yang berkompeten dalam bidangnya.

Pada seremoni penutupan ini, BCA menghadirkan webinar karir Competing the Future dengan tujuan mempersiapkan peserta untuk siap memasuki dunia kerja dan berkomitmen dengan pilihan karir yang akan ditempuh pada masa yang akan datang.

Program Beasiswa Bakti BCA merupakan salah satu upaya BCA dalam mempercepat realisasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) dengan mendukung para peserta untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.

Sebagai tambahan informasi, pilar cerdas Bakti BCA meliputi beberapa program unggulan seperti Beasiswa Bakti BCA, edukasi literasi keuangan, kemitraan pendidikan, program magang Bakti BCA, program pendidikan bisnis dan perbankan, program pendidikan teknik informatika, dan sekolah binaan.

BCA akan terus melakukan evaluasi, baik dalam hal dana serta penyelenggaraan kegiatan beasiswa ini. Semoga program ini dapat semakin menumbuhkan semangat belajar mahasiswa-mahasiswi di Indonesia meskipun keadaan saat ini masih terbatas.

"Pada kesempatan ini saya juga ingin mengucapkan proficiat bagi seluruh peserta yang telah menyelesaikan program beasiswa ini. Kita sama-sama berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak yang positif bagi peserta dan mematangkan mental serta skill peserta untuk masuk ke dalam dunia kerja. Majulah pendidikan Indonesia," papar Inge.(tka)

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Inersia

Inilah Lima Tips Hadapi Ujian Penilaian Tengah Semester

Pelaksanaan Penilaian Tengah Semester (PTS) pada anak sekolah sudah dimulai. Sebagai salah satu u
berita-headline

Inersia

Manfaatkan Kemudahan Teknologi untuk Biaya Pendidikan

Saat ini, pendidikan mulai bertransformasi dari konvensional ke digital, seperti penggunaan tekno
berita-headline

Viral

Lima Bentuk Solusi Tantangan Pendidikan di Masa Pandemi

Sebagaimana dirasakan bersama, pandemi telah membawa dampak besar bagi seluruh sektor, termasuk b
berita-headline

Viral

Taliban Beri Izin Perempuan Sekolah Tinggi dengan Syarat Ini

Penguasa baru Afghanistan, Taliban, telah menebar janji tidak akan kembali pada pemerintahan mere
berita-headline

Empati

Bantuan 2000 Sak Semen SIG Membangun Pendidikan

Buruknya sarana dan prasarana sekolah di Rembang, Jawa Tengah mempengaruhi kualitas pendidikan Se