https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   14 July 2021 - 09:22 wib

Ini Bentuk Bantuan Tiga Ribu Konsentrator Oksigen

berita-profile

Inilah

0

0

<B>INILAHCOM, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura bekerja sama dengan Prajogo Pangestu, mendonasikan 3.000 unit konsentrator oksigen kepada pemerintah Indonesia.</B>

Agus Salim Pangestu, Presiden Direktur PT Barito Pacific Tbk mengatakan, untuk meringankan beban masyarakat Indonesia yang saat ini sedang menghadapi peningkatan kasus positif, Yayasan Bakti Barito bekerja sama dengan Yayasan Temasek mendatangkan unit-unit konsentrator oksigen yang dapat menjadi pertolongan pertama dalam menangani pasien Covid-19.

“Ini adalah bentuk dari rasa persaudaraan dan simpati kami sebagai perusahaan Indonesia, karena pandemi ini hanya dapat kita lalui apabila kita saling mendukung dan membantu satu sama lain,” kata Agus, seperti yang dikutip disiaran pers, Jakarta, Rabu, (14/07/2021).

“Yayasan Temasek di Singapura turut menyampaikan solidaritas mendalam kepada negara sahabat, Indonesia. Bersama dengan Yayasan Bakti Barito, mengirimkan unit konsentrator oksigen non-invasif berstandar medis yang dapat digunakan di rumah sakit yang menangani pasien Covid-19,” kata Benedict Cheong, Chief executive Temasek Foundation International.

Bantuan 3.000 konsentrator oksigen ini diberikan dalam dua tahap. Dalam tahap pertama, seribu lima ratus unit konsentrator oksigen ini didatangkan ke Indonesia bersama-sama dengan bantuan penanganan Covid-19 dari pemerintah Singapura yang diserahterimakan kepada Duta Besar Indonesia untuk Singapura, H.E Tommy Suryopratomo pada 9 Juli 2021 lalu di Singapura.

Tahap kedua akan dilakukan dalam beberapa minggu ke depan. Duta Besar Indonesia untuk Singapura, H.E. Tommy Suryopratomo, mengatakan Singapura menunjukkan  sebagai sahabat sejati bagi Indonesia.

Bukan hanya pemerintah Singapura yang begitu cepat memberikan bantuan, tetapi juga perusahaan serta masyarakat Singapura yang terpanggil untuk memberikan bantuan bagi penanganan Covid-19 di Indonesia. (tka)

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

Tidak Ada Berita yang Relevan