https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   30 July 2021 - 12:57 wib

Vaksin Ketiga Hanya untuk Nakes, Selebgram Tidak?

Belakangan heboh kabar berita soal selebgram menampilkan mendapatkan vaksin ketiga.

Juru Bicara Vaksinasi covid19 Siti Nadia Tarmizi menegaskan baru mengetahui adanya kabar heboh vaksin booster tersebut.

“Kita tahu dari informasi media, ya,” kata Nadia kepada INILAHCOM, Jakarta, Jumat, (30/07/2021).

Pada dasarnya, vaksinasi ketiga saat ini hanya diperuntukan para nakes dan prosesnya sedang berjalan.

“Iya,” tegas Nadia.

Apakah vaksin ketiga, atau booster vaksin covid-19 bisa didapatkan masyarakat biasa?

dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc,Sp.PD sebagai vaksinolog, mengungkapkan, dari penilitan diketahui enam bulan setelah vaksinasi kadar antibodi mulai menurun.

“Oleh karena itu, penting untuk memberikan vaksinasi booster khususnya untuk menghadapi varian baru,” papar dokter spesialis penyakit dalam itu pada video singkat di akun instagramnya @digarambe, Jakarta, Jumat, (30/07/2021).

Hanya Nakes yang Dapat Vaksin Ketiga

Usai mendapatkan vaksin kedua coovid-19 sinovac, tenaga kesehatan (nakes) menjadi prioritas pemerintah mendapatkan booster vaksin ketiga.

Hal tersebut karena nakes menjadi garda terdepan dalam mengatasi lonjakan kasus saat pandemi seperti ini. Berhadapan langsung dengan pasien positif, tentunya harus memiliki imunitas yang kuat.

“Nakes merupakan garda terdepan sehingga memiliki risiko tertular sangat tinggi,” ujar founder IMUNI itu.

Bagaimana dengan Masyarakat Selain Nakes?

Pemerintah terus kebut pencapaian vaksinasi di Indonesia.

Sesuai data yang dihimpun dari covid.go.id, Kamis, (29/07/2021), target sasaran vaksinasi nasional mencapai 208.265.720. Sekitar 45.734.912 capaian vaksinasi ke-1. Kemudian, 19.103.162 capaian vaksinasi ke-2.

“Sampai saat ini prioritas utama adalah vaksinasi dosis satu dan dosis dua untuk percepatan kekebalan kolompok,” papar Nadia.

Hingga kini, pencapaian pemberian vaksin masih jauh dari target. Karena itu dibutuhkan kerjasama dan kesadaran masyarakat untuk segera mendapatkan vaksin covid-19 di tempat fasilitas pelayanan masyarakat (fasyankes) terdekat.

“Masyarakat yang bukan nakes cukup dua kali vaksinasi. Segera vaksinasi, segera terlindungi,” tegas Rambe.

Whats-App-Image-2021-07-30-at-13-18-44


Solusi Masyarakat Harus Dapat Vaksin

Whats-App-Image-2021-07-30-at-13-18-45


dr. Ursula Penny Putrikrislia merupakan alumni Beswan Djarum pada temu media virtual, Jumat, (30/07/2021), menegaskan vaksinasi adalah upaya paling efektif untuk memberikan kekebalan yang paling spesifik.

“Yang dimasukkan ke dalam tubuh adalah proteinnya, guna membentuk kekebalan tubuh atau memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Saat vaksin dimasuki, tubuh kita diajari untuk menangani dan melawan virus yang akan masuk nantinya,” papar penerima program Djarum Beasiswa Plus angkatan 2011/2012 dari Bakti Pendidikan Djarum Foundation itu.

Banyak penyakit yang musnah di muka bumi karena adanya vaksinasi.

“Contohnya, cacar air, kalau tidak ada vaksinasi, seseorang bisa terkena berkali-kali dan membahayakan. Sedangkan setelah ada vaksin, sesorang bahkan sampai meninggal bisa tidak terkena cacar,” ungkapnya.

Hal yang penting dari vaksinasi adalah bukan hanya untuk tubuh diri sendiri, tetapi untuk orang lain juga.  

“Vaksin yang sudah masuk ke dalam tubuh kita, mengunci virus dalam tubuh agar virus tidak bermanufer atau bermutasi dan menularkan ke orang lain. Vaksinasi perlu dipercepat agar cepat mencapai herd immunity,” tegasnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

Tidak Ada Berita yang Relevan