https://dev-alb-jkt.lifepod.id/dmp?nw=SSP&clientId=imUQagXzHv

berita   05 August 2021 - 13:47 wib

ASI, Perlindungan untuk Anak di Masa Pandemi

Pekan menyusui sedunia saat ini tengah berjalan. ASI  (Air Susu Ibu) menjadi salah satu perlindungan untuk anak di masa pandemi.

Tema nasional pekan menyusui sedunia 2021 adalah perlindungan menyusui tanggungjawab bersama dengan slogan tetap beri ASI, anak terlindungi, keluarga sejahtera.

“Beri ASI itu harus terus menerus tidak berhenti sampai di sini. Karena menyusui anak itu adalah sebuah cara untuk melindungi anak,” kata drg. Kartini (PLT Ditjen Kesmas) Kementerian Kesehatan RI saat temu media virtual, Jakarta, Kamis, (05/08/2021).

Bayi hanya membutuhkan ASI pada Hari pertama sebanyak 15 ml. Kemudian hari kedua, sebanyak 20 ml.

“Makin hari akan semakin banyak keluar ASI sesuai dengan kebutuhan. Kita mengingatkan pemberian ASI sangat penting untuk seorang anak,” tambahnya.

Pada bulan pertamanya, bayi menyusu sebanyak 8-12 kali per hari. Saat bayi berusia 1-2 bulan, frekuensi menyusunya akan berkurang menjadi 7- 9 kali sehari.

Karena itu, Kartini terus memberikan semangat kepada para ibu untuk tidak  putus asa memberikan ASI kepada anak.(tka)

Komentar (0)

komentar terkini

Belum Ada Komentar

Berita Terkait

berita-headline

Viral

Sejumlah Perkembangan Terkini Pandemi COVID-19 di Dunia

Reuters merangkum sejumlah perkembangan terkini pandemi COVID-19 di dunia. Apa saja?
berita-headline

Inersia

Enam Fenomena di Perkotaan Pascapandemi

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan enam fenomena yang terjadi di perkotaa
berita-headline

Viral

Indonesia Catat Rekor Kasus Harian Terendah Selama Pandemi

Terlihat dari laporan harian satgas covid-19, rasio positif harian di Indonesia mencapai 2,14 per
berita-headline

Inersia

Ciptakan Destinasi Bebas Covid-19, Sentra Vaksin di Tempat Wisata jadi Incaran

Indonesia saat ini masih berjuang untuk melawan ganasnya covid-19. Hingga saat ini kasus terkonfi
berita-headline

Viral

Sudah 129 Orang Meninggal Akibat Wabah Meningitis di Kongo

Wabah meningitis di Provinsi Tshopo, Republik Demokratik Kongo, telah menewaskan 129 dari 267 ora